Gue gak ngerayain tahun baru masehi dan jujur, di kamus gue gak ada yang namanya tahun baruan. Mungkin beberapa diantara lo ada yang jalan-jalan atau makan malem sama someone special di malem pergantian tahun. Gue? Biasanya gue hanya mengurung diri di kamar, sedikit merenung dan banyak ONLINE muehhee. Intinya bukan itu, gue cuma pengen flash back apa yang udah gue lakuin buat hidup gue di tahun 2011 ini.
Tahun ini adalah tahun paling menegangkan yang pernah gue jalani. Apalagi, tahun ini gue menginjak umur 17 tahun, dimana gue harus bener-bener ngejalani tanggung jawab gue, kepada Allah, orang tua gue, orang lain, dan diri gue sendiri. Awal tahun ini, gue awali dengan romantika cinta gue dengan seseorang yang berbeda iman sama gue. Yap, tapi hubungan itu kandas dimakan oleh 'pembullyan' dan berakhir saat gue mulai sibuk untuk seminar Proyek Akhir. Tahun ini gue juga jadi panitia ospek. Gue terkesan galak dan ambisius. Hmm, mungkin karna otak gue selalu penuh rencana *sinis*.<span>
Alhamdulillah, tahun ini gue semakin islami. Kerudung ini bener-bener netep dan melekat di hati gue. Gue pengen kerudung ini bukan cuma di kepala doang, tapi hati gue juga gue kerudungin. Sayangnya, di tahun ini gue masih suka marah-marah dan GALAU. Dan gue berprinsip sekarang,
GALAU melemahkan KEKUATAN DOA!Tahun ini gue pindah kosan. Gue suka suasana kosan gue yang baru. Lebih sepi. Gak ada cowok yang mondar mandir kayak di kosan lama. Disini hidup gue lebih tenang. Anak kosannya juga gak kalah asiknya sama di kosan lama. Mereka rajin ibadah dan gak sering hura-hura, itu yang gue suka. Apalagi, si tante kosan bisa dimintai bikinin gue sarapan. Disini juga internetnya bagus.
Subhanallah, alhamdulillah, gue bersyukur banget tahun ini gue bisa nyelesain skripsi atau proyek akhir dengan tepat waktu. Ini kenikmatan yang luarr biasa. Selain itu, perjuangan gue tiada henti untuk melanjutkan studi ke IT Telkom berbuah manis. Walau kenyataannya, D3 dari Politeknik Telkom yang diterima di IT Telkom hanya segelintir, sehingga yaa temen gue cuma ada tiga orang. Fiuuh *niup poni*. Tapi, gak ada waktu untuk mengeluh.
Tahun ini, ayah dan bunda tercinta pergi haji. Sedih banget rasanya waktu liat foto mereka sebelum berangkat. Hanya FOTO, ya karna gue sedang di perantauan. Harapan gue, semoga kedua orang tua gue menjadi Haji Mabrur. Amin. Ya Allah, gue takuut banget bunda sama ayah kenapa-kenapa. Dan saat bunda di Jeddah, bunda telp :
Bunda : "Assalamualaikum, yang lagi dimana?" *mama manggil aku yang, artinya sayang*Gue : "Wa'alaikumsalaam, lagi di kampus mom, apa kabar mom tatieek?" *nama bunda taty, panggilan sayang tatiek*Bunda : "Alhamdulillah, lagi di Jeddah ni, sama bapakmu, jalan-jalan hehe"Gue : "Alhamdulillah kalo baik, wah enak yah, yaudah hati-hati bu"Bunda : "Mom udah beliin tas, mukena, coklat, mau apa lagi?"Gue : *agak marah* "Gak mau apa-apa, cuma mau bunda ayah pulang dengan selamat.."Bunda : *diam sejenak* "Love you daughter, yang, mom balik deh ke hotel.. baik-baik disana, Assalamu'alaikum"Gue : "Iya bun, miss you, wa'alaikumsalaam..."
Huaaa gue pengen nangis tuh bunda malah nanya mau dibeliin apa aja. Gue gak ada kepikiran kalo mau minta oleh-oleh sama ayah bunda yang lagi ibadah. Iya ayah, bunda, anak kalian ini hanya ingin Allah senantiasa melindungi kalian, malaikatku di dunia. Teruntuk kakakku yang sedang melanjutkan S2, cepat nikah kak, beda umur kita 9 tahun, gue yakin lo jadi istri yang baik. Kecup basah kakakku sayang.
Di tahun ini gue kembali jadi asisten dosen. Hmm, cuman temen-temen asdos gue agak-agak melempem. Maksudnya, gak bisa diajak berbaur. Entah mengapa. Bedaaa banget rasanya sama asdos-asdos sebelumnya. Fufufu, soalnya mereka rata-rata mengelompok karna dulunya temen sekelas atau SEOrganisasi. Gak asik menurut gue. Nah, tapi gue coba untuk berbaur. Dan di antara mereka, ada yang terhipnotis dengan kegilaan gue. Muahahhahaha *ketawa ala gatotkaca*. Dan mereka adalah Nami, Sari, dan Vika. Mereka adalah asdos-asdos galau. Nami, galau nyari kerjaan dan sekarang hidupnya ngebantuin orang bikin skripsi.Sari, galau karna di tempat kerjanya gak begitu asik, gak boleh pake laptop men. Vika, galau karna skripsinya yang belum kunjung cerah. Gue? Galau karna ... karna ... *isi sendiri*. Semangat buat kita :)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar